Ini
adalah kisah nyata yang terjadi beberapa tahun lalu di USC (University of Southern
California ). Di sana ada seorang profesor filosofi yang
mengaku atheis. Tujuan utamanya selama kelas semester adalah berusaha
membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada. Para
mahasiswanya selalu takut untuk berargumentasi dengan dia karena logikanya yang
sangat masuk akal.
Beberapa
tahun kemudian seorang mahasiswa muda mendaftarkan diri pada kelas profesor
tsb. Ia adalah seorang Kristen dan sudah mendengar cerita tentang bakal
profesornya. Ia wajib mengikuti kelas profesor tersebut dan dia merasa gentar
menghadapinya. Untuk 3 bulan semesternya, ia berdoa setiap pagi supaya ia
dimampukan untuk berdiri, apapun yang akan dikatakan profesor dan yang
dipikirkan oleh rekan-rekannya. Tidak ada yang dapat melemahkan imannya, ia
hanya berharap. Akhirnya hari terakhir itu tiba. Profesor tersebut berkata,
"Bila ada di antara anda yang masih percaya pada Tuhan, silahkan
berdiri." Profesor dan 300 orang mahasiswanya terkejut melihat seorang
mahasiswa muda yang berdiri di bagian belakang kelas. Profesor tersebut
berteriak,"Anda bodoh !!! Bila Tuhan benar-benar ada Ia akan mampu
mencegah kapur ini pecah saat menyentuh lantai!"Ia bersiap melepaskan
kapur yang dipegangnya.Tapi saat ia melepaskannya, kapur tersebut terlepas dari
jarinya dan masuk ke lengan bajunya, meluncur terus ke celananya melewati
kakinya hingga ke sepatunya. Saat menyentuh lantai kapur tersebut tidak pecah.
Kesombongan
profesor luluh saat ia melihat kapur tersebut. Ia menatap mahasiswa muda tadi
dan segera lari dari ruangan kuliah. Mahasiswa yang berdiri tadi, berjalan ke
depan kelas dan berbagi iman tentang Yesus selama 30 menit. Tiga ratus
mahasiswa bertahan dan mendengarkan saat ia menceritakan kasih Tuhan untuk
mereka dan KuasaNya melalui Yesus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar